Surat Edaran Bersama 30 Juli 2026 memindahkan dasar klaim JKN dari berkas scan ke data RME yang terintegrasi SATUSEHAT. Masa transisi sudah dimulai Agustus 2026, dan kebijakan ini ditargetkan berlaku penuh pada 2027.
2.400
rumah sakit sudah mengirim enam kategori data RME ke SATUSEHAT per Mei 2026.
Pertanyaannya bukan lagi apakah sistem Anda akan pindah ke klaim berbasis RME, tetapi apakah ia siap sebelum kebijakannya berlaku penuh.
Tanggal di bawah berasal dari siaran pers Kemenkes. 2027 adalah target, bukan kepastian — tetapi masa transisinya sudah berjalan hari ini.
Kemenkes, KPK, Kemendagri, BPJS Kesehatan, dan BSSN menandatangani Surat Edaran Bersama, dengan dasar hukum UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
Penyesuaian sistem, uji coba pengiriman data, penerapan tanda tangan elektronik, dan simulasi klaim elektronik. Pembayaran klaim tetap berjalan.
"No RME, No Claim" ditargetkan berlaku penuh setelah evaluasi kesiapan nasional.
Klaim hari ini
Klaim setelah SEB
Dokumen klaim
Berkas hasil scan PDF
Data RME terstruktur
Jalur data
Diunggah manual per klaim
Terkirim ke platform SATUSEHAT
Identitas pasien
Beragam, sering tidak konsisten
Berbasis NIK
Pengesahan dokumen
Tanda tangan basah, lalu dipindai
Tanda tangan elektronik
Verifikasi
Manual, membaca lampiran
Elektronik dan dapat diaudit
“RME benar-benar menjadi satu-satunya sumber dokumen klaim JKN yang sah, utuh, dan diaudit.”
“Di era digital, data bukan lagi sekadar hasil administrasi pelayanan, melainkan aset strategis negara.”
Sumber: Setjen Kementerian Kesehatan RI
Setiap “belum” adalah pekerjaan rumah yang lebih murah diselesaikan pada masa transisi daripada saat kebijakan berlaku penuh. Jawaban Anda tidak dikirim ke mana pun kecuali Anda memilih mengirimkannya.
Jenis faskes Anda
1.
Faskes Anda sudah memakai RME — bukan sekadar sistem billing atau pendaftaran?
2.
Data RME Anda benar-benar terkirim ke SATUSEHAT — bukan hanya "sudah terdaftar"?
3.
Identitas pasien di sistem Anda sudah berbasis NIK secara konsisten?
4.
Bridging BPJS VClaim sudah aktif dan berjalan stabil?
5.
Sistem Anda mendukung tanda tangan elektronik pada dokumen klinis?
6.
Dokumentasi klinis harian (SOAP, CPPT, resume medis) terisi lengkap secara elektronik — bukan ditulis tangan lalu dipindai?
7.
Jika klaim harus diaudit hari ini, seluruh jejaknya dapat ditelusuri dari sistem?
Jawab ketujuh pertanyaan untuk melihat hasilnya.
Saat BPJS Kesehatan perlu mempercepat klaim dan menekan error coding di seluruh faskes Indonesia, prototype awalnya kami yang membangun — kini bertransformasi menjadi Clearcom. Verifikasi wajah pasien BPJS yang kini dipakai faskes nasional juga lahir dari tim yang sama.
Vendor lain sedang belajar menyesuaikan diri dengan sistem klaim JKN. Tim yang membangun Dekacare sudah pernah bekerja dari dalamnya.
Bicara dengan Tim Perintis ClearcomClaim Acceleration & Error Coding Mitigation — prototype yang kini menjadi Clearcom, mempercepat dan mengurangi error klaim BPJS di seluruh faskes Indonesia.
Face Recognition Integrated System in Hospital — verifikasi wajah pasien BPJS yang kini diimplementasikan di seluruh faskes BPJS nasional.
Terdaftar PSE Kominfo · Bridging PCare & VClaim aktif · Terintegrasi SATUSEHAT.
Bukan roadmap — fitur-fitur ini aktif hari ini dan tercantum di halaman produk Dekacare.
SOAP, CPPT, assessment, dan dokumentasi klinis sesuai standar Kemenkes dalam satu sistem.
Data pasien, kunjungan, observasi, dan obat dikirim otomatis ke platform SATUSEHAT Kemenkes.
Pasien dicocokkan ke SATUSEHAT berdasarkan NIK saat data dikirim, sehingga identitas tetap satu.
PCare API, VClaim API, pembuatan SEP, dan Antrean JKN terhubung langsung dari Dekacare.
Dokumen klinis di modul RME ditandatangani secara elektronik oleh tenaga medis.
AI menyusun draf SOAP dan dokter bisa mendikte anamnesis — mengisi RME lebih cepat daripada menulis tangan.
Setiap perubahan data tercatat: siapa, kapan, dan apa yang diubah.
Lihat seluruh fitur dan harga
Halaman DekacareBelum. Kebijakan ini ditargetkan berlaku penuh pada 2027, setelah evaluasi kesiapan nasional. Bahasa resmi SEB adalah "didorong", dan sampai saat ini belum ada sanksi. Selama masa transisi yang dimulai Agustus 2026, pembayaran klaim tetap berjalan seperti biasa.
Mungkin saja — regulasi kesehatan memang bisa bergeser. Tetapi masa transisi Agustus 2026 sudah berjalan sekarang, dan per Mei 2026 sudah 2.400 rumah sakit mengirim data RME ke SATUSEHAT. Faskes yang dokumentasinya sudah elektronik dan terintegrasi akan diverifikasi lebih cepat, terlepas dari kapan kewajiban penuhnya jatuh.
Tidak selalu. Jika SIMRS Anda sudah mengirim data RME ke SATUSEHAT, bridging BPJS berjalan stabil, dan dokumen klinis sudah bertanda tangan elektronik, yang perlu Anda lakukan adalah menutup celah yang tersisa. Dekacare relevan ketika sistem yang ada belum bisa melakukan hal-hal itu. Checklist di halaman ini membantu Anda melihat posisinya sendiri.
Bergantung pada skala faskes, jumlah modul, dan volume data lama yang perlu dipindahkan. Tim kami memberi estimasi tertulis setelah meninjau hasil checklist Anda — kirimkan lewat WhatsApp dan kami jawab dengan jadwal yang realistis, bukan angka pemasaran.
Migrasi data adalah bagian dari implementasi Dekacare, bersama konfigurasi awal dan pelatihan pengguna. Cakupan data yang dipindahkan disepakati di awal, sehingga riwayat pasien tetap bisa dibuka dari sistem baru.
SEB ini ditandatangani oleh Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Lanjutan dan menyasar klaim FKRTL — rumah sakit dan klinik utama — melalui VClaim. Untuk FKTP seperti klinik pratama dan puskesmas, arah kebijakannya sama, tetapi dampak langsung hari ini ada pada kelengkapan data PCare — skor KBK dan kapitasi. Apotek tidak mengajukan klaim JKN dengan cara ini, sehingga kebijakan ini tidak berlaku langsung.
Bukan saat kebijakannya sudah berlaku penuh.